Diduga Aniaya Security Tempat Hiburan Malam, Markas Debt Collector Surabaya Didatangi Rekan Korban


Massa menggeruduk markas DC yang berada di Jalan Teuku Umar, Tegalsari.--(by memorandum co.id)


SURABAYA – Suasana sebuah markas kelompok debt collector di Surabaya sempat memanas setelah didatangi sejumlah rekan dari dua petugas keamanan tempat hiburan malam yang diduga menjadi korban penganiayaan. Kedatangan tersebut diduga berkaitan dengan insiden pengeroyokan yang melibatkan beberapa orang di kawasan tempat hiburan malam.

Peristiwa dugaan penganiayaan tersebut bermula ketika dua petugas keamanan atau security tempat hiburan malam terlibat perselisihan dengan sejumlah orang yang diduga berasal dari kelompok debt collector. Perselisihan tersebut kemudian berujung pada aksi kekerasan yang mengakibatkan kedua korban mengalami luka.

Tidak terima dengan kejadian tersebut, rekan-rekan korban kemudian mendatangi lokasi yang disebut sebagai markas kelompok debt collector. Kedatangan mereka dilakukan untuk meminta pertanggungjawaban atas dugaan tindakan kekerasan yang dialami oleh kedua petugas keamanan.

Situasi di lokasi sempat menjadi perhatian warga sekitar. Sejumlah orang berkumpul di area tersebut sebelum akhirnya aparat kepolisian datang untuk melakukan pengamanan dan mencegah terjadinya konflik lanjutan.

Petugas kepolisian kemudian melakukan langkah-langkah penanganan, termasuk mengumpulkan informasi dari pihak yang terlibat serta meminta keterangan dari para saksi. Polisi juga melakukan pendalaman terkait kronologi sebenarnya dari dugaan penganiayaan tersebut.

Dua petugas keamanan yang menjadi korban selanjutnya menjalani pemeriksaan medis untuk mengetahui kondisi luka yang dialami. Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap dugaan keterlibatan sejumlah orang dalam kejadian tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan kelompok penagih utang dan petugas keamanan yang sama-sama memiliki aktivitas di ruang publik. Aparat mengimbau seluruh pihak agar menyerahkan proses penyelesaian kepada jalur hukum dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

Polisi memastikan proses penyelidikan akan terus dilakukan untuk mengungkap fakta-fakta dalam kasus tersebut, termasuk mencari tahu motif, kronologi, serta pihak-pihak yang bertanggung jawab apabila ditemukan unsur tindak pidana.(red/lis)

Toko Kelontong Lowayu Jadi Sasaran Pencurian, Rokok dan Uang Tunai di Raib


Petugas Unit Reskrim Polsek Dukun melakukan olah TKP pencurian di Toserba Sunan Drajat, Desa Lowayu.--(by memorandum co.id)



GRESIK – Aksi pencurian terjadi di sebuah toko di Desa Lowayu, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Pelaku nekat membobol dinding toko untuk masuk ke dalam bangunan dan membawa kabur ratusan bungkus rokok serta uang tunai dengan total kerugian mencapai belasan juta rupiah.

Peristiwa tersebut diketahui oleh pemilik toko setelah mendapati kondisi tempat usahanya dalam keadaan berantakan. Saat dilakukan pemeriksaan, pemilik menemukan bagian dinding toko mengalami kerusakan yang diduga menjadi akses masuk pelaku untuk melakukan aksinya.

Pelaku diduga masuk dengan cara menjebol tembok bagian belakang toko. Setelah berhasil masuk, pelaku kemudian mengambil sejumlah barang dagangan berupa rokok berbagai merek yang tersimpan di dalam toko.

Tidak hanya membawa kabur ratusan bungkus rokok, pelaku juga mengambil uang tunai yang berada di dalam toko. Akibat kejadian tersebut, pemilik mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai belasan juta rupiah.

Aksi pencurian tersebut diduga dilakukan saat kondisi sekitar toko sedang sepi. Pelaku memanfaatkan situasi tersebut untuk menjalankan aksinya tanpa diketahui oleh pemilik maupun warga sekitar.

Setelah kejadian dilaporkan, petugas kepolisian langsung melakukan penyelidikan. Polisi mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan tempat perkara, mengumpulkan keterangan saksi, serta mencari petunjuk yang dapat mengarah kepada identitas pelaku.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya pemilik usaha, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal. Penggunaan sistem keamanan tambahan seperti kamera pengawas (CCTV), kunci pengaman, dan penerangan di sekitar lokasi usaha dinilai dapat membantu mencegah terjadinya pencurian.

Kasus pencurian di toko wilayah Lowayu tersebut kini masih dalam penanganan aparat kepolisian. Petugas terus melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku yang bertanggung jawab atas aksi pembobolan tersebut.(red/lis)

Tujuh Warung di Sawojajar Kota Malang Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp700 Juta


KERJA KERAS: Petugas berusaha memadamkan kebakaran di Sawojajar ((photo by radar malang)


KOTA MALANG
– Kebakaran melanda deretan warung di Jalan Danau Ranau, Kelurahan Sawojajar, Kota Malang, Jumat (24/7/2026) malam. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.35 WIB itu menghanguskan tujuh bangunan warung dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp700 juta.

Berdasarkan informasi di lokasi, kobaran api pertama kali terlihat berasal dari salah satu warung pecel di kawasan tersebut. Dalam waktu singkat, api membesar dan membakar bagian atap bangunan sebelum merambat ke warung-warung yang berada di sebelahnya.

Material bangunan yang mudah terbakar serta posisi warung yang berdempetan membuat api dengan cepat menjalar hingga menghanguskan tujuh unit warung.

Petugas dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran Kota Malang segera diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan dari warga. Sebanyak lima unit mobil pemadam dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api agar tidak meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Dalam proses pemadaman, petugas menghabiskan sekitar 20 ribu liter air. Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan.

"Kami membutuhkan waktu satu jam lebih hingga api berhasil dijinakkan," ujar Kepala UPT Damkar Kota Malang, Pandu Rizki Darmawan.

Beruntung tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, seluruh bangunan warung yang terdampak mengalami kerusakan berat akibat dilalap api.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Petugas masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui sumber awal munculnya api.

Polisi belum dapat memastikan apakah kebakaran dipicu oleh kelalaian, gangguan instalasi listrik, atau faktor lainnya. Hasil penyelidikan akan menjadi dasar untuk menentukan penyebab pasti insiden tersebut.(red/lis)

Tema HUT RI ke-81 dan Rekomendasi Lomba Kemerdekaan untuk Anak hingga Dewasa


(photo by detikjatim)


SURABAYA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 menjadi momentum yang dinantikan masyarakat di berbagai daerah. Selain upacara bendera, berbagai kegiatan khas kemerdekaan seperti lomba 17 Agustus selalu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perayaan.

Beragam perlombaan tidak hanya bertujuan sebagai hiburan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial, membangun semangat gotong royong, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap Tanah Air. Kegiatan tersebut dapat digelar di berbagai lingkungan, mulai dari tingkat keluarga, sekolah, perkantoran, hingga masyarakat umum.

Tema HUT ke-81 RI

Mengutip laman Istana Negara, peringatan HUT ke-81 RI mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur". Tema tersebut menggambarkan semangat bangsa dalam mewujudkan Indonesia yang semakin maju, inklusif, dan sejahtera.

Tema tersebut juga menjadi refleksi nilai kedaulatan rakyat sebagai dasar dalam membangun keadilan dan kemakmuran. Nilai persatuan, kebersamaan, serta keberagaman masyarakat Indonesia menjadi bagian penting dalam semangat peringatan kemerdekaan tahun ini.

Ide Lomba 17 Agustus yang Seru dan Meriah

Berikut sejumlah inspirasi lomba yang dapat dipilih untuk memeriahkan HUT ke-81 RI:

1. Lomba Makan Kerupuk

Lomba makan kerupuk menjadi salah satu permainan yang paling identik dengan perayaan 17 Agustus. Peserta harus menghabiskan kerupuk yang digantung menggunakan tali tanpa bantuan tangan. Selain menguji ketangkasan, lomba ini selalu menghadirkan suasana penuh tawa.

2. Balap Karung

Balap karung merupakan permainan tradisional yang masih banyak diminati. Peserta harus melompat menggunakan karung menuju garis finis. Permainan ini membutuhkan keseimbangan, kecepatan, dan keberanian.

3. Tarik Tambang

Tarik tambang mengandalkan kekuatan dan kekompakan tim. Dua kelompok saling menarik tali hingga salah satu tim berhasil melewati garis batas. Lomba ini menjadi simbol kerja sama dan semangat kebersamaan.

4. Estafet Kelereng

Peserta membawa kelereng menggunakan sendok menuju garis finis tanpa menjatuhkannya. Lomba ini dapat dilakukan secara individu maupun kelompok dan melatih fokus serta koordinasi.

5. Memasukkan Paku ke Botol

Peserta harus memasukkan paku yang diikat pada tali ke dalam botol tanpa menggunakan tangan. Permainan sederhana ini sering mengundang gelak tawa karena membutuhkan kesabaran dan ketepatan.

6. Joget Balon

Lomba ini dimainkan secara berpasangan dengan balon yang dijepit di antara peserta. Saat musik dimainkan, pasangan harus berjoget tanpa menjatuhkan balon.

7. Balap Bakiak

Balap bakiak dilakukan secara beregu menggunakan sandal kayu panjang. Seluruh anggota tim harus bergerak serempak agar dapat mencapai garis akhir dengan cepat.

8. Pecah Air

Peserta dengan mata tertutup harus memecahkan balon atau kantong berisi air berdasarkan arahan dari teman satu tim. Permainan ini cocok untuk menciptakan suasana meriah.

9. Tebak Lagu Nasional

Peserta diminta menebak judul lagu perjuangan atau melanjutkan lirik lagu nasional yang diputar panitia. Selain menghibur, lomba ini juga memperkenalkan lagu kebangsaan.

10. Susun Puzzle Pahlawan

Peserta menyusun potongan gambar tokoh pahlawan nasional dalam waktu tertentu. Lomba ini menggabungkan unsur edukasi, ketelitian, dan kecepatan berpikir.

Ide Lomba Kreatif dan Unik

Agar perayaan semakin menarik, panitia dapat menghadirkan lomba dengan konsep yang lebih modern, seperti:

  • Estafet sarung

  • Tebak gaya

  • Pindah gelas menggunakan balon

  • Estafet air spons

  • Tebak emoji kemerdekaan

  • Puzzle merah putih

  • Rebut kursi dengan lagu nasional

  • Bowling menggunakan botol bekas

Ide Lomba 17 Agustus untuk Anak-anak

Perlombaan untuk anak sebaiknya mengutamakan keamanan, kesederhanaan, dan unsur edukasi. Beberapa pilihan yang dapat dilakukan antara lain:

  • Makan kerupuk

  • Memindahkan bola menggunakan sendok

  • Lomba mewarnai tema kemerdekaan

  • Menggambar bendera Merah Putih

  • Fashion show pakaian adat

  • Tebak gambar pahlawan

  • Memasukkan sedotan ke botol

  • Meniup balon

  • Estafet air menggunakan gelas

  • Memindahkan bendera kecil

Ide Lomba untuk Remaja

Remaja dapat mengikuti lomba yang menggabungkan kreativitas, olahraga, dan kemampuan berpikir, seperti:

  • Futsal mini

  • Voli mini

  • Turnamen gim daring

  • Cerdas cermat kemerdekaan

  • Ranking 1

  • Kontes fotografi

  • Video kreatif bertema Indonesia

  • Lomba mural

  • Dance competition

  • Cover lagu nasional

Ide Lomba untuk Orang Dewasa

Untuk masyarakat dewasa, beberapa perlombaan yang dapat dipilih antara lain:

  • Tarik tambang

  • Panjat pinang

  • Balap karung

  • Memasak nasi goreng

  • Menghias tumpeng

  • Karaoke lagu perjuangan

  • Tebak kata

  • Domino

  • Catur

  • Lomba kebersihan lingkungan

Ide Lomba untuk Bapak-bapak

Beberapa lomba yang cocok untuk bapak-bapak:

  • Tarik tambang

  • Gaple

  • Catur

  • Memancing

  • Panjat pinang

  • Balap karung

  • Balap bakiak

  • Adu penalti

  • Tebak bola

  • Lomba merakit peralatan

Ide Lomba untuk Ibu-ibu

Ibu-ibu juga dapat ikut memeriahkan acara melalui lomba berikut:

  • Merangkai bunga

  • Menghias bekal

  • Fashion show kebaya

  • Estafet tepung

  • Memindahkan kacang menggunakan sumpit

  • Menghias nasi kuning

  • Tebak bumbu dapur

  • Senam bersama

  • Merias wajah dengan mata tertutup

  • Karaoke

Tips Menggelar Lomba 17 Agustus

Agar kegiatan berjalan lancar, panitia perlu memperhatikan beberapa hal, di antaranya:

  • Menentukan kategori peserta berdasarkan usia.

  • Menyusun jadwal perlombaan dengan rapi.

  • Menyiapkan hadiah dan penghargaan.

  • Memastikan keamanan peserta selama kegiatan.

  • Menyiapkan dokumentasi acara.

  • Menjaga kebersihan lokasi setelah kegiatan selesai.

  • Menyesuaikan jenis lomba dengan luas area dan jumlah peserta.

Perayaan HUT ke-81 RI melalui berbagai lomba menjadi kesempatan untuk mempererat kebersamaan masyarakat. Dengan konsep kegiatan yang tepat, peringatan kemerdekaan tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga memperkuat nilai persatuan, gotong royong, dan semangat nasionalisme.(red/lis)

Pencairan PKH-BPNT Tahap 3 Dipantau Lewat SIKS-NG, Ini Penyebab Rekening KPM Bisa Gagal

Bansos PKH BPNT Tahap 3(photo by radar kediri)


KEDIRI
– Proses pencairan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap ketiga tahun 2026 terus berjalan. Pemerintah melakukan pemantauan melalui aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG) untuk memastikan bantuan diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sesuai.

Berdasarkan pembaruan data per 24 Juli 2026, terdapat perkembangan dalam tahapan persiapan penyaluran, terutama pada proses verifikasi rekening penerima bantuan. Sejumlah data KPM mulai menunjukkan hasil pemeriksaan rekening, termasuk adanya status gagal verifikasi pada beberapa penerima.

PKH Tahap 3 Masih Menunggu Perkembangan

Untuk bantuan PKH tahap ketiga periode Juli, Agustus, dan September 2026, proses pencairan masih belum menunjukkan perubahan signifikan. Berdasarkan pemantauan melalui akun SIKS-NG pendamping sosial, tahapan penyaluran belum memasuki perkembangan baru yang besar.

Sebelumnya, periode salur PKH tahap ketiga sempat muncul pada menu monitoring penyaluran bansos dan menu final closing. Namun, saat dilakukan pengecekan kembali melalui menu view DTKS, sistem masih menampilkan periode salur tahap kedua.

Meski demikian, kondisi tampilan pada aplikasi SIKS-NG dapat berbeda antarwilayah karena pembaruan sistem dilakukan secara bertahap. Perbedaan tampilan tersebut tidak selalu menunjukkan adanya kendala dalam proses pencairan.

BPNT Rp600 Ribu Mulai Masuk Tahap Verifikasi Rekening

Berbeda dengan PKH, perkembangan lebih terlihat pada bantuan BPNT atau Program Sembako tahap ketiga dengan nilai bantuan Rp600.000 untuk periode tiga bulan.

Sejak 23 Juli 2026, proses verifikasi dan pengecekan rekening penerima mulai berjalan. Pada menu monitoring salur bansos BPNT periode Juli hingga September 2026, mulai muncul hasil validasi data rekening, termasuk sejumlah status gagal verifikasi.

Berdasarkan pengecekan pada beberapa akun pendamping sosial, terdapat KPM yang mendapatkan keterangan gagal cek rekening. Namun, proses tersebut masih berlangsung sehingga jumlah penerima dengan status tersebut masih dapat berubah seiring pembaruan data.

Penyebab Rekening KPM Bisa Gagal Diverifikasi

Status gagal verifikasi rekening umumnya terjadi karena adanya ketidaksesuaian data antara identitas kependudukan, data perbankan penyalur, dan data yang tercatat pada Kementerian Sosial.

Beberapa penyebab yang dapat memengaruhi proses verifikasi antara lain perbedaan data identitas dengan Dukcapil, kesalahan informasi rekening, atau rekening penerima yang sudah tidak aktif.

Bagi KPM yang berhasil melewati proses verifikasi, tahapan pencairan akan berlanjut ke proses administrasi berikutnya, mulai dari penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), Surat Perintah Membayar (SPM), hingga Standing Instruction (SI).

Setelah seluruh tahapan selesai, dana bantuan akan disalurkan melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) milik penerima manfaat.

Dua Kemungkinan Hasil Pemeriksaan Rekening

Dalam proses pengecekan rekening, terdapat dua kemungkinan hasil yang akan diterima KPM.

1. Gagal Cek Rekening

Status ini menunjukkan adanya kendala pada validasi data. Penyebabnya dapat berupa ketidaksesuaian data identitas, rekening tidak aktif, atau perbedaan informasi antara bank dan data pemerintah.

Jika mengalami kondisi tersebut, proses pencairan dapat tertunda hingga data diperbaiki dan kembali diverifikasi.

2. Berhasil Cek Rekening

Status berhasil menunjukkan bahwa data penerima telah sesuai, rekening aktif, dan tidak ditemukan kendala administrasi. Dengan begitu, proses penyaluran bantuan dapat dilanjutkan menuju tahap pencairan.

KPM Diminta Pantau Informasi Resmi

Hingga 24 Juli 2026, proses pencairan bansos PKH dan BPNT tahap ketiga masih terus berjalan. Masuknya BPNT ke tahap verifikasi rekening menjadi salah satu tanda bahwa proses penyaluran mulai bergerak menuju tahap berikutnya.

Pemerintah mengimbau KPM untuk tetap memantau perkembangan melalui pendamping sosial resmi di wilayah masing-masing. Masyarakat juga diminta memastikan data kependudukan dan rekening tetap aktif agar tidak mengalami kendala saat bantuan disalurkan.

Dengan proses verifikasi yang dilakukan secara bertahap, pemerintah berharap bantuan sosial dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria dan membutuhkan.(red/lis)

Stadion Gelora Daha Jayati Masuki Tahap Ketiga, Pemkab Bidik Jadi Home Base Persik

Stadion GDJ dipoter dengan drone(photo by radar kediri)


Kediri
– Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ) Kabupaten Kediri memasuki tahapan penting. Material penutup atap mulai didatangkan ke lokasi proyek sebagai penanda dimulainya pekerjaan utama pada tahap ketiga pembangunan stadion yang ditargetkan rampung pada akhir November 2026.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama, mengatakan material penutup atap telah berada di lokasi. Selanjutnya, proses pemasangan atau erection rangka atap dijadwalkan dimulai pada Agustus mendatang.

"Material untuk penutup atap sudah mulai datang. Insyaallah Agustus mulai erection rangka atap dan kami berharap akhir November tahap ketiga selesai," ujarnya.

Selain pemasangan atap, pekerjaan tahap ketiga juga meliputi pembangunan dinding penahan tanah di sisi utara stadion serta pembangunan pondasi pagar keliling. Seluruh pekerjaan tersebut ditargetkan selesai sesuai jadwal agar pembangunan dapat berlanjut ke tahap penyempurnaan.

Irwan menjelaskan, progres pembangunan sejauh ini berjalan sesuai rencana dan belum menemui kendala berarti. Kondisi cuaca yang memasuki musim kemarau dinilai sangat mendukung percepatan pekerjaan konstruksi, khususnya pada bagian atap yang menjadi prioritas sebelum musim hujan tiba.

Menurutnya, penyelesaian atap lebih awal akan melindungi bagian dalam bangunan sehingga pekerjaan lanjutan dapat tetap berlangsung meski memasuki musim penghujan.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Kediri mulai membahas kemungkinan Stadion Gelora Daha Jayati menjadi home base Persik Kediri. Komunikasi awal dengan manajemen klub berjuluk Macan Putih itu telah dilakukan, meski masih sebatas pembahasan mengenai kebutuhan fasilitas yang harus dipenuhi agar stadion layak digunakan sebagai kandang tim Liga 1.

"Kami ingin tahu juga kebutuhan standar home base itu seperti apa," kata Irwan.

Ia menambahkan, Dinas PUPR terus berkoordinasi dengan PSSI dalam setiap tahapan pembangunan stadion. Konsultasi dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas memenuhi regulasi yang berlaku, terutama terkait aspek keselamatan dan keamanan.

Menurut Irwan, PSSI memberikan perhatian besar terhadap sistem keamanan stadion. Oleh karena itu, berbagai elemen pendukung terus disesuaikan agar nantinya Stadion Gelora Daha Jayati memenuhi standar PSSI maupun FIFA sebelum digunakan untuk pertandingan resmi maupun sebagai kandang Persik Kediri.

"Penekanan dari PSSI, aspek keamanan paling penting," tegasnya.

Meski tahap ketiga ditargetkan selesai pada akhir November 2026, pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati belum sepenuhnya berakhir. Pada 2027, Pemkab Kediri masih akan melanjutkan sejumlah pekerjaan penyempurnaan, di antaranya pemasangan kursi tribun, penyelesaian interior ruang pemain di Zona A, serta peningkatan kualitas lapangan agar stadion siap digunakan untuk kompetisi sepak bola profesional.(red/lis)

Korsleting Listrik Diduga Jadi Penyebab Kebakaran Kandang Puyuh di Kabupaten Kediri

Petugas damkar saat lakukan penanganan (Foto Damkar Kabupaten Kediri)


Kediri
– Sebuah kandang puyuh milik Jaswadi di RT 11 RW 03, Dusun Keling, Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, hangus terbakar pada Jumat (24/7) dini hari. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang memicu api hingga dengan cepat membesar dan melalap bangunan kandang.

Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan pemilik kandang sekitar pukul 05.30 WIB. Mendapat laporan itu, Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri Pos Pare langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 05.32 WIB dan tiba sekitar pukul 05.42 WIB.

Petugas kemudian melakukan proses pemadaman selama kurang lebih 38 menit. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 06.20 WIB, sehingga tidak sempat merembet ke bangunan maupun fasilitas lain di sekitar lokasi.

Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, api diduga berasal dari korsleting pada kabel listrik yang berada di bagian atas kandang. Percikan api kemudian menyambar material kayu sebelum menjalar ke bagian atap. Kondisi bangunan yang didominasi material mudah terbakar membuat kobaran api dengan cepat membesar.

Dalam proses penanganan, Damkar Kabupaten Kediri mengerahkan satu unit armada dari Pos Pare beserta empat personel. Petugas memastikan seluruh titik api benar-benar padam agar tidak kembali memicu kebakaran.

Akibat insiden tersebut, pemilik kandang diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp25 juta. Meski demikian, upaya cepat petugas berhasil menyelamatkan aset senilai sekitar Rp700 juta sehingga kerusakan tidak meluas.

Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Ia mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa kondisi instalasi listrik, terutama pada bangunan peternakan, gudang, maupun tempat usaha yang banyak menggunakan material mudah terbakar.

"Harapannya masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik, terutama pada bangunan peternakan atau gudang yang banyak menggunakan material mudah terbakar, guna mencegah kejadian serupa terulang," pesannya.(red/lis)